Polresta Surakarta Maksimalkan Pengamanan Haul ke-115 Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi

| October 1, 2026

Polresta Surakarta – Polda Jateng – Polresta Surakarta menyiapkan skema pengamanan menyeluruh dalam rangka Haul ke-115 Al Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi atau Haul Solo 2026. Sebanyak 488 personel gabungan akan diterjunkan untuk menjaga keamanan, ketertiban, kelancaran lalu lintas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat dan jemaah yang menghadiri kegiatan tersebut.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kabagops Kompol Dhadhag Anindito mengatakan, ratusan personel gabungan tersebut terdiri atas 312 personel Polri, 56 personel BKO TNI, 60 personel Satpol PP, dan 60 personel Dinas Perhubungan.

“Total sebanyak 488 personel gabungan kami siapkan dalam rangka pengamanan Haul ke-115 Al Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi. Pengamanan dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan Polri, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan,” ujar Kompol Dhadhag.

Menurutnya, pola pengamanan mengedepankan tindakan pencegahan dan penangkalan melalui kegiatan deteksi dini, preemtif dan preventif, serta didukung penegakan hukum apabila ditemukan adanya pelanggaran maupun tindak pidana.

Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan selama rangkaian kegiatan Haul Solo 2026.

Selain pengamanan secara terbuka, Polresta Surakarta juga memberikan perhatian terhadap potensi tindak kriminalitas, khususnya pencopetan di tengah kepadatan jemaah.

Polisi membentuk tim khusus antisipasi copet serta menempatkan personel pada sejumlah titik yang menjadi konsentrasi jemaah. Pengamanan dilakukan mulai dari depan Masjid Riyadh menuju Simpang Empat Baturono, depan Masjid Riyadh menuju Simpang Empat Sangkrah, serta jalur dari Masjid Riyadh menuju kawasan makam.

Personel pengamanan tertutup juga disiagakan untuk melakukan pemantauan di tengah masyarakat.

“Kami mengimbau jemaah tetap berhati-hati dan selalu menjaga barang bawaan pribadi, terutama ketika berada di tengah kerumunan,” katanya.

Untuk mendukung pelaksanaan pengamanan, Polri mendirikan dua pos, yakni Posko Baturono dan Posko Gading.

Sementara TNI menyiapkan tiga pos yang berada di Simpang Empat Pasar Kliwon, Simpang Tiga Wiropaten Jalan Kapten Mulyadi atau sebelah selatan Masjid Riyadh, serta kawasan Alun-Alun Kidul.

Pos-pos tersebut menjadi bagian dari pelayanan dan pengamanan untuk mempercepat respons petugas apabila masyarakat maupun jemaah membutuhkan bantuan.

Mengantisipasi peningkatan volume kendaraan dan kepadatan jemaah, Polresta Surakarta juga menyiapkan tim rekayasa lalu lintas.

Arus kendaraan dari arah utara yang hendak menuju Sukoharjo dan Wonogiri akan diarahkan berbelok ke kanan di Simpang Loji Wetan, kemudian melalui Jalan Mayor Kusmanto–Jalan Jenderal Sudirman–Bundaran Gladag. Ruas Jalan Slamet Riyadi dari Bundaran Gladag hingga Simpang Nonongan akan diberlakukan dua arah, kemudian kendaraan diarahkan berbelok kiri di Simpang Nonongan menuju Jalan Yos Sudarso untuk melanjutkan perjalanan ke arah selatan.

Sementara arus lalu lintas dari Jalan Kyai Mojo yang akan menuju pusat kota diarahkan berbelok kiri melalui Jalan Sungai Serang–Jalan Kahar Muzakir–Jalan Brigjen Sudiarto.

Ruas Jalan Kahar Muzakir mulai Simpang Brigjen Sudiarto hingga Simpang Kusumodilagan juga diberlakukan dua arah mulai 2 Oktober 2026 pukul 13.00 WIB hingga 4 Oktober 2026 pukul 13.00 WIB.

Selain itu, kegiatan Solo Car Free Day (SCFD) di Jalan Slamet Riyadi, Jalan Juanda dan Zona Olahraga Manahan pada Minggu, 4 Oktober 2026, diliburkan.

Pada tanggal 2 hingga 4 Oktober 2026, mulai pukul 21.00 hingga 08.00 WIB, juga disiapkan penutupan arus pada sejumlah titik, yakni Gladag menuju Keraton, Simpang Empat Gemblegan menuju Gading, Simpang Empat Gading menuju Baturono, Simpang Empat SPBU Mojo menuju Baturono, Simpang Tiga Pasar Klithikan menuju Baturono, serta Simpang Tiga Nglebak menuju Gading.

Polresta Surakarta mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan menghadiri kegiatan haul agar menghindari kawasan tersebut dan menggunakan jalur alternatif guna mengurangi kepadatan.

Aspek keselamatan dan kesehatan jemaah juga menjadi perhatian dalam pengamanan Haul Solo 2026.

RS Kustati disiapkan sebagai fasilitas rujukan medis terdekat untuk penanganan awal maupun kondisi gawat darurat. Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) tetap beroperasi selama 24 jam.

Selain itu, RSUD Bung Karno disiapkan sebagai alternatif rujukan di wilayah Pasar Kliwon. RSUD Dr. Moewardi menjadi rumah sakit rujukan lanjutan bagi pasien yang membutuhkan layanan spesialis, sedangkan RS PKU Muhammadiyah menjadi alternatif untuk membantu distribusi penanganan pasien.

Kompol Dhadhag mengajak seluruh masyarakat dan jemaah untuk turut mendukung kelancaran pelaksanaan Haul Solo 2026 dengan menjaga keamanan dan ketertiban.

Masyarakat diminta mematuhi rekayasa lalu lintas dan arahan petugas di lapangan, menjaga barang bawaan pribadi, serta bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.

Jemaah juga diimbau mengutamakan keselamatan dan kesehatan selama mengikuti rangkaian kegiatan, serta memberikan prioritas kepada ambulans, pemadam kebakaran maupun kendaraan darurat lainnya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat dan jemaah bersama-sama menjaga situasi agar tetap aman, tertib dan kondusif. Ikuti arahan petugas di lapangan dan apabila menemukan gangguan kamtibmas maupun keadaan darurat, segera laporkan kepada petugas terdekat,” pungkas Kompol Dhadhag.

Polresta Surakarta berharap dengan sinergi seluruh unsur pengamanan, panitia, masyarakat dan para jemaah, rangkaian Haul ke-115 Al Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar dan khidmat.

Informasi Terkait