P
Polresta Surakarta- Polda Jateng – Unit Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) Sat Samapta Polresta Surakarta menggelar patroli dialogis kewilayahan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Patroli dilakukan pada Senin (5/10/2026) malam.
Kegiatan tersebut dilakukan dengan menyambangi sejumlah lokasi yang menjadi objek vital maupun tempat yang dinilai membutuhkan kehadiran personel kepolisian. Petugas juga berdialog dengan masyarakat dan petugas keamanan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.
Kasat Samapta Polresta Surakarta Kompol Edi Sukamto mengatakan patroli dialogis merupakan salah satu upaya kepolisian untuk mencegah potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan situasi di wilayah hukum Polresta Surakarta tetap aman dan kondusif.
“Patroli ini kami lakukan untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Selain melakukan pemantauan, personel juga berdialog dengan masyarakat maupun petugas keamanan untuk menyerap informasi terkait situasi di lingkungan sekitar,” kata Kompol Edi.
Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus menjadi langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Dalam patroli tersebut, personel juga mengingatkan petugas keamanan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari. Apabila menemukan hal-hal mencurigakan atau potensi gangguan keamanan, masyarakat diminta segera berkoordinasi dengan kepolisian.
“Sinergi dengan masyarakat dan petugas keamanan sangat penting. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Kompol Edi menambahkan patroli akan terus dilakukan secara rutin dan situasional sebagai bagian dari upaya Polresta Surakarta dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di kawasan objek vital dan lokasi yang memiliki aktivitas masyarakat pada malam hari.
“Kami akan terus meningkatkan kegiatan patroli, baik secara preventif maupun dialogis. Harapannya, kehadiran personel di lapangan dapat mencegah terjadinya gangguan kamtibmas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” pungkasnya.




