Polresta Surakarta- Polda Jateng – Seorang pemulung ditemukan tergeletak menahan sakit di kawasan Totosari, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Solo. Kondisinya yang mengalami vertigo disertai muntah-muntah membuat warga sekitar khawatir.
Di tengah kondisi tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pajang Polsek Laweyan Polresta Surakarta Aiptu S. Widodo bersama anggota Linmas datang memberikan pertolongan.
Peristiwa itu bermula dari aduan Ketua RT 03 RW 14 Totosari, Pajang, Pendi, terkait keberadaan seorang pemulung bernama Tulus (53), warga Ngendhen, Sukoharjo. Pria tersebut terlihat tergeletak karena menahan sakit.
Mendapat laporan warga, Aiptu S. Widodo segera mendatangi lokasi bersama Linmas. Setibanya di lokasi, petugas mendapati Tulus dalam kondisi lemas dengan keluhan vertigo dan muntah-muntah.
Bhabinkamtibmas kemudian berkoordinasi dengan Puskesmas Pajang untuk memastikan korban mendapatkan penanganan medis. Karena membutuhkan kendaraan untuk membawa korban, petugas juga berinisiatif mencarikan mobil melalui layanan transportasi daring.
Tulus selanjutnya dibantu masuk ke kendaraan untuk dibawa menuju Puskesmas Pajang agar segera memperoleh pemeriksaan dan perawatan.
Kapolsek Laweyan Kompol Sarwoko mengatakan tindakan tersebut merupakan bentuk respons cepat kepolisian terhadap laporan masyarakat sekaligus wujud kepedulian terhadap warga yang membutuhkan pertolongan.
“Begitu menerima informasi dari masyarakat, Bhabinkamtibmas langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan Puskesmas Pajang. Yang terpenting saat itu adalah bagaimana yang bersangkutan bisa segera mendapatkan penanganan medis,” kata Kompol Sarwoko.
Menurut KompolSarwoko, Bhabinkamtibmas tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah binaannya, tetapi juga dituntut peka terhadap berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat.
“Kami mengapresiasi kepedulian warga yang segera melapor. Kehadiran anggota di tengah masyarakat diharapkan benar-benar bisa dirasakan, termasuk ketika ada warga yang sedang mengalami kesulitan dan membutuhkan pertolongan,” pungkasnya.




