Polresta Surakarta- Polda Jateng– Wakapolresta Surakarta AKBP Heru Eko Wibowo, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung memberikan edukasi kepada ribuan pelajar SMK Negeri 5 Surakarta. Ia mengingatkan para siswa agar tidak terjerumus dalam kenakalan remaja, mulai dari bullying, tawuran, penggunaan knalpot brong hingga penyalahgunaan narkoba.
Pesan tersebut disampaikan AKBP Heru saat bertindak sebagai pembina apel di halaman SMK Negeri 5 Surakarta, Senin (19/10/2026). Kegiatan itu diikuti ribuan siswa serta para guru dengan penuh antusias.
Di hadapan para pelajar, AKBP Heru menekankan pentingnya menjaga sikap, kedisiplinan, serta tanggung jawab sebagai generasi muda yang nantinya akan menjadi penerus bangsa.
Menurutnya, masa sekolah merupakan waktu yang sangat berharga untuk membangun karakter, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan masa depan. Karena itu, para siswa diminta tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dengan melakukan tindakan yang justru dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Adik-adik semua adalah generasi penerus bangsa. Masa depan kalian masih panjang. Jangan sampai cita-cita yang sudah kalian bangun harus hancur hanya karena salah pergaulan, ikut-ikutan tawuran, melakukan bullying, atau bahkan mencoba narkoba,” pesan AKBP Heru dalam arahan yang disampaikan.
Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap maraknya perilaku perundungan atau bullying di lingkungan pergaulan remaja. Menurutnya, tindakan tersebut tidak boleh dianggap sebagai candaan karena dapat menimbulkan dampak serius bagi korban.
“Jangan merasa hebat karena bisa menindas teman. Justru pelajar yang hebat adalah mereka yang mampu menghargai, melindungi, dan saling mendukung satu sama lain. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar, bukan tempat untuk saling menyakiti,” tegasnya.
Tak hanya soal bullying, AKBP Heru juga mengingatkan para pelajar agar tidak terlibat tawuran maupun aksi kekerasan antarkelompok. Ia meminta siswa tidak mudah terprovokasi, baik melalui pergaulan langsung maupun ajakan di media sosial.
Menurutnya, persoalan sepele yang diselesaikan dengan kekerasan justru dapat berujung pada permasalahan hukum dan mengancam masa depan pelajar itu sendiri.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolresta turut menyoroti penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong yang kerap menimbulkan kebisingan dan mengganggu kenyamanan masyarakat.
Ia mengajak para siswa untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan selalu mematuhi aturan, menggunakan perlengkapan berkendara yang sesuai standar, serta tidak menjadikan jalan raya sebagai tempat mencari sensasi.
“Kalau ingin menunjukkan prestasi dan kehebatan, tunjukkan melalui karya, keterampilan, olahraga, maupun prestasi akademik. Bukan dengan knalpot brong, balapan liar, atau tawuran. Jadilah pelajar yang membanggakan orang tua dan sekolah,” pesannya.
AKBP Heru juga memberikan peringatan keras mengenai bahaya narkoba. Ia meminta seluruh siswa tidak sekali pun mencoba barang terlarang tersebut, sekalipun hanya karena rasa penasaran atau ajakan teman.
Menurutnya, penyalahgunaan narkoba bukan hanya berdampak buruk terhadap kesehatan, tetapi juga berpotensi menghancurkan pendidikan, hubungan keluarga, dan masa depan generasi muda.
Di akhir arahannya, AKBP Heru mengajak seluruh pelajar SMKN 5 Surakarta untuk bersama-sama menjaga nama baik sekolah, menghormati guru dan orang tua, serta mengisi masa muda dengan kegiatan positif.
Ia berharap para siswa tidak hanya unggul dalam keterampilan dan pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, disiplin, dan bertanggung jawab.
“Orang tua kalian di rumah memiliki harapan besar. Guru-guru kalian juga ingin melihat kalian sukses. Maka jangan kecewakan mereka. Jadilah generasi yang cerdas, berakhlak baik, taat aturan, dan mampu membawa kebanggaan bagi Kota Solo,” pungkasnya.




