Polresta Surakarta- Polda Jateng– Upaya mencegah perundungan atau bullying di lingkungan pendidikan terus dilakukan jajaran Polresta Surakarta. Kali ini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pajang Polsek Laweyan Aiptu S. Widodo menyambangi SMK Batik 1 Kota Surakarta untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada para siswa, Jumat (23/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Aiptu S. Widodo mengajak para siswa memahami pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk perundungan maupun kekerasan.
Dengan pendekatan yang komunikatif, para siswa diberikan pemahaman mengenai dampak dan risiko bullying, baik bagi korban maupun pelaku. Perundungan tidak hanya dapat melukai secara fisik, tetapi juga berdampak pada kondisi psikologis, kepercayaan diri, hingga proses belajar siswa.
Para siswa juga diajak membangun sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, menjaga pertemanan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat merendahkan atau menyakiti orang lain.
Bhabinkamtibmas turut mengingatkan agar siswa tidak menganggap perundungan sebagai candaan biasa. Apabila melihat atau mengalami tindakan bullying, siswa diharapkan berani menyampaikan kepada guru maupun pihak sekolah agar dapat segera ditangani.
Secara terpisah, Kapolsek Laweyan Kompol Sarwoko mengatakan bahwa edukasi kepada pelajar merupakan langkah penting dalam mencegah terjadinya perundungan dan kekerasan di lingkungan sekolah.
Menurutnya, sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi para siswa untuk menimba ilmu, mengembangkan potensi, dan meraih cita-cita tanpa dihantui rasa takut akibat perlakuan tidak menyenangkan dari teman sebaya.
“Kami berharap melalui sosialisasi ini, para siswa semakin memahami dampak dan risiko bullying. Jangan sampai ada siswa yang merasa takut, tertekan, atau kehilangan semangat belajar karena menjadi korban perundungan,” ujar Kompol Sarwoko.
Ia juga mengajak pihak sekolah, orang tua, dan seluruh siswa untuk bersama-sama membangun kepedulian serta berani mencegah segala bentuk kekerasan.
Pencegahan bullying, lanjutnya, membutuhkan keterlibatan semua pihak. Kepedulian terhadap teman, keberanian melaporkan kejadian, serta komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Laweyan berharap para siswa SMK Batik 1 Surakarta dapat menjadi pelopor pertemanan yang positif, menjunjung tinggi sikap saling menghargai, dan turut mewujudkan sekolah yang aman serta nyaman bagi seluruh warga sekolah.




