Bawa Flare, Petasan hingga Miras, 9 Pemuda Gagal Nonton Bola dan Berurusan dengan Polisi

| November 8, 2026

 

 

Polresta Surakarta- Polda Jateng– Keseruan pertandingan Liga 2 antara Persis Solo melawan Persiba Balikpapan di Stadion Manahan Solo, Sabtu (7/11/2026), diwarnai aksi sembilan pemuda yang harus berurusan dengan aparat kepolisian.

Kesembilan pemuda tersebut diamankan Tim Sparta Satuan Samapta Polresta Surakarta lantaran kedapatan membawa flare, petasan, minuman keras (miras), hingga berada dalam pengaruh alkohol saat hendak memasuki kawasan stadion.

Kapolresta Surakarta AKBP Condro Sasongko melalui Kasat Samapta Kompol Edi Sukamto mengatakan, pengamanan tersebut dilakukan saat personel Tim Sparta melaksanakan tugas pengamanan pertandingan sepak bola di pintu masuk Stadion Manahan.

“Pada saat melaksanakan pengamanan di pintu masuk stadion, anggota Tim Sparta mendapati dua pemuda membawa sejumlah flare dan petasan yang berpotensi membahayakan keselamatan penonton maupun jalannya pertandingan,” ujar Kompol Edi.

Kedua pemuda tersebut diketahui berinisial RSA dan RFO, yang merupakan warga Kabupaten Karanganyar. Keduanya kemudian diserahkan kepada Unit Reskrim untuk penanganan lebih lanjut.

Tak Hanya Flare dan Petasan, Polisi Juga Temukan Miras

Tak berhenti di situ, petugas kembali menemukan sejumlah pemuda yang kedapatan membawa minuman keras saat dilakukan pemeriksaan di pintu masuk stadion.

Sebanyak lima pemuda diamankan karena membawa miras, sementara dua pemuda lainnya diketahui berada dalam pengaruh minuman beralkohol.

“Selain mengamankan flare dan petasan di pintu Gate , anggota kami juga mengamankan lima pemuda yang membawa minuman keras serta dua pemuda lainnya yang dalam kondisi terpengaruh alkohol. Ketujuhnya langsung diamankan dan tidak diperkenankan masuk ke dalam stadion,” jelasnya.

Ketujuh pemuda tersebut masing-masing berinisial KMA, HA, dan DS yang merupakan warga Karanganyar, serta MYF, FRA, ALA, dan YDS yang berasal dari Kabupaten Boyolali.

Dari hasil pengamanan tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa satu boks flare, satu bungkus petasan, satu botol anggur Kawa-Kawa, satu botol Atlas, satu botol McD, satu botol bir Singaraja, serta satu botol air mineral berisi ciu.

Menurut Kompol Edi, pemeriksaan terhadap penonton di pintu masuk stadion merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan pertandingan berlangsung aman, tertib, dan tidak terganggu oleh barang-barang berbahaya maupun perilaku yang berpotensi menimbulkan kericuhan.

Petugas juga melakukan langkah pencegahan dengan tidak mengizinkan pemuda yang berada dalam pengaruh alkohol memasuki area stadion.

“Langkah ini kami lakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang datang menyaksikan pertandingan sepak bola,” terangnya.

Selanjutnya, kesembilan pemuda beserta seluruh barang bukti dibawa ke Mapolresta Surakarta untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

Pengamanan tersebut menjadi bagian dari upaya Polresta Surakarta menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya pertandingan sepak bola di Stadion Manahan Solo.

Informasi Terkait