Aksi Humanis Polisi, Aiptu Supri Antar dan Dampingi Lansia Urus Surat Kehilangan hingga Pulang ke Rumah

| June 30, 2026

Polresta Surakarta – Polda Jateng- Di tengah kesibukan menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, anggota Polsek Laweyan Polresta Surakarta kembali menunjukkan sisi humanis Polri. Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh personil Polsek Laweyan, Aiptu Supri, yang dengan tulus membantu seorang ibu lanjut usia (lansia) mengurus surat kehilangan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Surakarta, Selasa (30/6/2026).

Peristiwa tersebut bermula saat Aiptu Supri berangkat menuju kantor Polsek Laweyan untuk melaksanakan tugas. Dalam perjalanan, ia melihat seorang ibu lansia duduk seorang diri di pinggir jalan. Melihat kondisi tersebut, Aiptu Supri merasa prihatin dan memutuskan untuk menghentikan kendaraannya guna memastikan kondisi ibu tersebut.

Dengan ramah, Aiptu Supri menghampiri dan menanyakan tujuan serta keperluan sang ibu. Lansia yang kemudian diketahui bernama Painem, warga Pucang Sawit, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, menjelaskan bahwa dirinya hendak menuju Polresta Surakarta untuk membuat surat keterangan kehilangan.

Mendengar penjelasan tersebut, Aiptu Supri langsung menawarkan bantuan. Tanpa ragu, ia mengantarkan Ibu Painem menggunakan sepeda motornya menuju SPKT Polresta Surakarta agar proses pengurusan surat kehilangan dapat berjalan dengan mudah dan aman.

Setibanya di SPKT Polresta Surakarta, Aiptu Supri tidak hanya mengantar, tetapi juga mendampingi dan membantu Ibu Painem selama proses pembuatan surat kehilangan. Ia memastikan seluruh administrasi dapat diselesaikan dengan baik hingga surat kehilangan selesai diterbitkan.

Usai seluruh proses selesai, kepedulian Aiptu Supri tidak berhenti sampai di situ. Ia kembali mengantar Ibu Painem hingga ke tempat tujuan agar lansia tersebut dapat pulang dengan selamat tanpa harus kesulitan mencari transportasi.

Kapolsek Laweyan Kompol Dani Herlambang mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan anggotanya merupakan wujud nyata pelayanan humanis Polri kepada masyarakat.

“Sebagai anggota Polri, sudah menjadi kewajiban kami untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, terlebih kepada warga lanjut usia yang memerlukan perhatian dan pendampingan. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan bahwa Polri selalu hadir, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam aksi-aksi kemanusiaan,” ujar Kompol Dani.

Kompol Dani menambahkan bahwa pelayanan yang diberikan kepada masyarakat tidak selalu harus dalam bentuk penanganan perkara, tetapi juga melalui kepedulian terhadap warga yang membutuhkan bantuan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Ibu Painem mengaku sangat terharu dan bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh Aiptu Supri. Menurutnya, tanpa bantuan tersebut dirinya akan mengalami kesulitan menuju Polresta Surakarta dan mengurus surat kehilangan seorang diri.

Dengan penuh rasa haru, Ibu Painem menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Polri, khususnya Aiptu Supri, yang telah dengan sabar mengantar, mendampingi, hingga mengantarkannya kembali pulang.

“Terima kasih banyak kepada Bapak Polisi yang sudah membantu saya dari awal sampai selesai. Semoga Bapak Polisi selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam bertugas,” ucap Ibu Painem.

Aksi sederhana namun penuh makna tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan pelayan masyarakat yang siap membantu siapa saja yang membutuhkan. Kepedulian seperti inilah yang diharapkan semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menumbuhkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Informasi Terkait