Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Candi 2026 Digelar, Polresta Surakarta Siap Amankan Arus Mudik

| March 13, 2026

Polresta Surakarta – Polda Jateng – Polresta Surakarta menggelar apel gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 guna menyiapkan pengamanan maksimal dalam rangka menyambut arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri 2026.

Apel dilaksanakan di halaman Mapolresta Surakarta, Kamis (12/03/2026), dengan pimpinan apel Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto, SH.Mkn didampingi Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, SIK.MH serta Kasdim 0735/Surakarta Mayor Cpl Warji.

Apel tersebut diikuti oleh personel TNI, Polri, instansi terkait, organisasi kemasyarakatan, serta para relawan yang akan terlibat dalam pengamanan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

Sebanyak 1.000 personel gabungan diterjunkan untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas sekaligus memberikan pelayanan prima bagi para pemudik yang masuk ke wilayah Solo Raya.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, SiK.MH menjelaskan bahwa pengamanan tahun ini melibatkan sinergi lintas instansi mulai dari TNI, pemerintah daerah hingga organisasi kemasyarakatan.

Menurutnya, fokus utama petugas adalah memastikan setiap perjalanan pemudik berlangsung aman dan nyaman dengan mengedepankan pendekatan hospitality dan safety bagi para pemudik.

“Kami melibatkan hampir 1.000 personel gabungan dalam Operasi Ketupat Candi 2026. Kebijakan ini bertujuan memberikan rasa aman sekaligus pelayanan yang ramah, sehingga para pengemudi yang melintas di wilayah Surakarta bisa menikmati perjalanan mereka,” ujar Kombes Pol Catur

Pihaknya juga mengoptimalkan program unggulan Polda Jawa Tengah berupa layanan SIPOLAN (Sistem Informasi Polisi Lalu Lintas). Layanan berbasis digital ini memungkinkan pemudik memperoleh informasi kondisi lalu lintas, lokasi pos pengamanan, hingga rekomendasi tempat wisata dan rumah makan hanya dengan memindai barcode yang tersedia di terminal, stasiun, dan pusat keramaian.

“Masyarakat cukup melakukan pemindaian barcode untuk mendapatkan informasi jalur alternatif hingga bantuan darurat seperti ban bocor atau kesulitan BBM. Petugas akan langsung memfasilitasi dan menindaklanjuti keluhan tersebut secara cepat,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Surakarta juga telah menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung bagi para pemudik, di antaranya masjid transit serta kantor kecamatan yang difungsikan sebagai lokasi rest area sementara.

Selain itu, tim dari dinas terkait secara rutin melakukan pengawasan terhadap kualitas dan harga kuliner di berbagai tempat usaha guna mencegah adanya lonjakan harga yang tidak wajar sehingga tidak merugikan wisatawan maupun pemudik.

Dalam rangka mendukung kelancaran Operasi Ketupat Candi 2026, Polresta Surakarta juga mendirikan empat pos pengamanan yakni Pos Pam Jurug, Pos Pam Faroka, Pos Pelayanan Tirtonadi dan Pos Terpadu Beteng Vastenburg.

Selain itu, sejumlah pos strong point juga didirikan di beberapa titik strategis guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas selama masa mudik dan balik Lebaran.

Informasi Terkait