Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi, Kapolresta Tegaskan Dukungan Penuh Polri dalam Penanggulangan Bencana

| December 4, 2025

Polresta Surakarta – Polda Jateng – Pemerintah Kota Surakarta menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi dan Penyerahan Simbolis Atribut Satgas Destana, Kamis (04/12/2025) bertempat di Halaman Balai Kota Surakarta.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Walikota Surakarta Respati Achmad Ardianto, S.H., M.Kn dan turut dihadiri oleh Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, SIK., MH, Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arif Handoko Usman, S.H, Pejabat Forkopimda, Kepala OPD Kota Surakarta, para Camat se-Kota Surakarta serta perwakilan organisasi relawan SAR.

Apel diikuti oleh berbagai unsur mulai dari lembaga pemerintahan, TNI–Polri, OPD, organisasi kemasyarakatan hingga komunitas relawan kebencanaan sebagai bentuk kesiapan terpadu menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Surakarta.

Dalam sambutannya, Walikota Surakarta Respati Achmad Ardianto menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sebatas seremoni, namun menjadi momentum evaluasi dan komitmen bersama dalam menghadapi ancaman banjir, longsor, serta cuaca ekstrem. Walikota menekankan tiga poin penting, yaitu: Kewaspadaan dan disiplin terhadap informasi dini dari BMKG dan BPBD, Kolaborasi dan komunikasi tanpa ego sektoral antarinstansi dan elemen masyarakat serta Mitigasi dan pencegahan secara berkelanjutan untuk meminimalisir risiko bencana.

Pada momen tersebut, Walikota secara simbolis menyerahkan atribut Satgas Destana sebagai bentuk amanah, identitas, serta tanggung jawab kader kebencanaan tingkat kelurahan.

Sementara itu, Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono W., SIK., MH menegaskan komitmen penuh Polresta Surakarta dalam mendukung seluruh upaya mitigasi dan penanggulangan bencana di wilayah Surakarta.

“Polri akan selalu hadir dan siap menjadi garda terdepan bersama TNI, BPBD, pemerintah, relawan, dan masyarakat. Kami telah menyiapkan personel, peralatan pendukung, serta pola komunikasi terpadu untuk memastikan respons penanganan bencana berjalan cepat, tepat, dan terukur,” tegas Kapolresta.

Beliau menambahkan bahwa kegiatan kesiapsiagaan seperti apel gelar pasukan memiliki nilai strategis karena seluruh unsur dapat berbagi data kerawanan, menyamakan pola koordinasi, serta memperkuat kecepatan respons apabila terjadi bencana sewaktu-waktu.

Kapolresta turut mengapresiasi terlaksananya penyerahan atribut Satgas Destana, yang dinilai sebagai bentuk penguatan sistem keamanan dan ketangguhan masyarakat berbasis kelurahan.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan pengecekan peralatan kesiapsiagaan bencana oleh Walikota Surakarta bersama Forkopimda, termasuk TNI dan Polri, sebagai bukti kesiapan operasional dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di Kota Surakarta.

Informasi Terkait