Polresta Surakarta- Polda Jateng- Suasana hangat, santai, dan penuh gelak tawa mewarnai kegiatan Ngariung Aman yang digelar Kapolresta Surakarta AKBP Candra Sasongko, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., bersama personel Polsek jajaran Polresta Surakarta, Minggu (18/10/2026).
Tak ada kesan kaku dalam pertemuan tersebut. Kapolresta yang akrab disapa Mbah Con itu tampak membaur bersama anggotanya. Sesekali, candaan dan gurauan ringan mencairkan suasana, menciptakan keakraban layaknya sebuah keluarga besar.
Kegiatan Ngariung Aman ini menjadi salah satu cara Kapolresta Surakarta membangun kedekatan dengan anggotanya, sekaligus mempererat komunikasi dan kebersamaan antara pimpinan dengan personel yang sehari-hari bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Di tengah obrolan santai yang diselingi canda tawa, Mbah Con juga membuka ruang bagi para anggota untuk menyampaikan berbagai aspirasi, pengalaman, hingga kendala yang mereka hadapi selama menjalankan tugas kepolisian di lapangan.
Kapolresta Surakarta AKBP Candra Sasongko mengatakan, kegiatan Ngariung Aman sengaja dikemas dengan suasana santai agar komunikasi antara pimpinan dan anggota dapat berlangsung lebih terbuka, tanpa sekat maupun rasa sungkan.
“Kadang komunikasi yang baik itu justru lahir dari suasana sederhana. Duduk bersama, ngobrol santai, bercanda, dan saling mendengarkan. Saya ingin anggota merasa dekat dengan pimpinannya, tidak ada jarak, karena kita semua adalah satu keluarga besar Polresta Surakarta,” ujar AKBP Candra.
Menurutnya, kebersamaan antara pimpinan dan anggota merupakan salah satu modal penting dalam membangun soliditas organisasi. Dengan hubungan yang harmonis, setiap persoalan maupun kendala dalam pelaksanaan tugas dapat dikomunikasikan dan dicarikan solusi bersama.
“Saya ingin mendengar langsung apa yang dirasakan anggota di lapangan. Apa kesulitannya, apa yang menjadi kendala, dan apa yang bisa kita benahi bersama. Jangan sampai anggota menghadapi persoalan sendiri, sementara pimpinannya tidak tahu,” ungkapnya.
Mantan Kapolres Serang tersebut juga menegaskan bahwa seorang pimpinan tidak hanya dituntut mampu memberikan arahan dan mengambil keputusan, tetapi juga harus hadir, mendengarkan, serta memahami kondisi personel yang dipimpinnya.
Baginya, membangun kedekatan dengan anggota tidak harus selalu dilakukan melalui kegiatan formal. Justru melalui obrolan ringan dan senda gurau, hubungan emosional antara pimpinan dan anggota dapat terjalin lebih erat.
“Kalau suasana kerja penuh kebersamaan, saling menghargai, dan saling mendukung, tentu anggota juga akan lebih nyaman dalam menjalankan tugas. Kita boleh bercanda, boleh tertawa bersama, tetapi ketika menyangkut tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat, kita harus tetap serius dan profesional,” tegasnya.
Di sela kegiatan, suasana semakin cair ketika Kapolresta melontarkan gurauan kepada para personel. Interaksi santai tersebut menjadi gambaran kedekatan seorang pimpinan dengan anggotanya, tanpa menghilangkan rasa hormat dan kedisiplinan dalam organisasi kepolisian.
Melalui kegiatan Ngariung Aman, AKBP Candra berharap seluruh personel Polsek jajaran semakin solid, kompak, dan memiliki semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Solo.
Ia juga mengingatkan bahwa kekompakan internal kepolisian menjadi fondasi penting dalam menghadirkan pelayanan yang humanis, responsif, dan profesional kepada masyarakat.
“Kalau di dalam kita kompak, saling peduli, dan saling menguatkan, insyaallah pelayanan kita kepada masyarakat juga akan semakin baik. Saya ingin Polresta Surakarta ini menjadi rumah besar yang nyaman bagi seluruh anggota, tempat kita bekerja, belajar, dan mengabdi bersama,” pungkasnya.