Patroli Malam Takbiran, Puluhan Warga Luar Kota Solo Diamankan Karena Knalpot Brong dan Bawa Botton Stick serta Petasan

| March 20, 2026

Polresta Surakarta – Polda Jateng- Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) menjelang malam Takbiran Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polresta Surakarta menggelar patroli skala besar di wilayah Kota Surakarta, Kamis (19/03/2026) malam hingga Jumat (20/03/2026) dini hari.

Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolresta Surakarta AKBP Sigit, S.I.K., M.H., bersama para Pejabat Utama (PJU) serta personel yang terlibat dalam ton siaga Operasi Ketupat Candi 2026.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, khususnya saat malam takbiran.

“Dalam kegiatan patroli yang dilaksanakan pada malam hari hingga dini hari ini, petugas berhasil mengamankan sejumlah kendaraan yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat,” ujar Kapolresta.

Kapolresta menjelaskan, di lokasi Underpass Simpang Joglo, petugas mengamankan sebanyak 18 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi (knalpot brong), serta 2 unit mobil bak terbuka yang digunakan untuk mengangkut penumpang saat takbiran.

Patroli kemudian dilanjutkan menuju Pos Pengamanan (Pos Pam) Jurug, di mana petugas kembali mengamankan 1 unit mobil bak terbuka yang digunakan untuk kegiatan takbiran dengan membawa perangkat sound system.

Selanjutnya, saat berada di Pos Terpadu Beteng Vastenburg, petugas kembali menindak 6 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong.
Selain penindakan terhadap kendaraan, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa botton stick dan petasan yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Seluruh kendaraan yang diamankan kemudian dibawa ke Mako Polresta Surakarta untuk dilakukan penindakan berupa tilang. Sementara itu, bagi individu yang kedapatan membawa botton stick, diserahkan kepada piket Reskrim untuk diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa para pengendara sepeda motor maupun mobil bak terbuka tersebut mayoritas berasal dari luar Kota Surakarta, di antaranya dari wilayah Boyolali, Sragen, Karanganyar, dan Sukoharjo.

Kapolresta menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kegiatan patroli guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama rangkaian perayaan Idul Fitri.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk merayakan malam takbiran dengan tertib dan khidmat. Tidak perlu melaksanakan takbiran keliling, cukup dilaksanakan di masjid atau mushola di lingkungan masing-masing. Selain itu, masyarakat juga diharapkan tidak menggunakan knalpot brong, tidak membawa barang berbahaya, serta tetap mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

Informasi Terkait