Polresta Surakarta Gelar Pelatihan dan Ujian Beladiri Polri Periodik I Tahun 2026

| May 5, 2026

Polresta Surakarta – Polda Jateng- Polresta Surakarta menggelar kegiatan Pelatihan dan Ujian Beladiri Polri Periodik I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Mapolresta Surakarta selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis (05 s.d. 07 Mei 2026).

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, SIK.MH melalui Kabag SDM Kompol Riyadi Supriyadi, SIP.MH menyampaikan pesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan dengan maksimal guna memperoleh manfaat dari pelatihan dan ujian tersebut.

“Laksanakan dengan maksimal, karena nantinya rekan-rekan semua yang akan memetik hasilnya. Rekan-rekan akan semakin terlatih serta mendapatkan nilai yang baik dari ujian beladiri ini,” ujar Kompol Riyadi.

Ia menambahkan bahwa pelatihan dan ujian beladiri merupakan kegiatan wajib yang harus diikuti oleh seluruh anggota Polri, karena menjadi bagian dari komponen penilaian dalam program 13 kompetensi SDM Polri yang unggul.

“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi salah satu syarat utama dalam mengikuti seleksi pendidikan maupun pengusulan kenaikan pangkat, sehingga seluruh anggota wajib mengikuti ujian beladiri ini dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.

Sebelum pelaksanaan ujian, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Seksi Dokkes Polresta Surakarta. Peserta yang dinyatakan sehat kemudian melanjutkan ke tahap ujian yang meliputi berbagai materi yang telah disiapkan oleh panitia.

Adapun materi ujian meliputi teknik dasar beladiri, teknik beladiri tanpa alat, serta teknik beladiri menggunakan alat maupun menghadapi lawan tanpa alat. Setiap materi akan dinilai oleh tim penguji berdasarkan ketepatan dan kesempurnaan gerakan yang ditampilkan peserta.

Ujian beladiri Polri ini dilaksanakan secara periodik setiap enam bulan sekali, mulai dari pangkat Bharada hingga AKP. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemeliharaan dan peningkatan kemampuan beladiri personel dalam menunjang pelaksanaan tugas di lapangan.

Selain itu, ujian beladiri juga memiliki manfaat sebagai sarana olahraga guna menjaga kebugaran fisik seluruh personel.

“Sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat serta penegak hukum, setiap anggota Polri wajib memiliki kemampuan beladiri Polri,” pungkasnya.

Informasi Terkait