Polresta Surakarta Gelar Ujian Beladiri untuk Tingkatkan Kemampuan Personel

| September 23, 2026

 

 

Polresta Surakarta- Polda Jateng- Polresta Surakarta menggelar Pelatihan dan Ujian Beladiri Polri Periodik II Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari di halaman Mapolresta Surakarta, mulai Selasa hingga Kamis (22-24/9/2026).

Pelatihan dan ujian beladiri ini diikuti personel Polresta Surakarta dari berbagai jenjang kepangkatan, mulai Bharada hingga AKP. Sebelum mengikuti ujian, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Seksi Dokkes Polresta Surakarta.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, SIK.MH melalui Kabag SDM Kompol Riyadi Supriyadi, SIP.MH mengatakan seluruh peserta diminta mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan maksimal.

“Laksanakan dengan maksimal, karena nantinya rekan-rekan semua yang akan memetik hasilnya. Rekan-rekan akan semakin terlatih serta mendapatkan nilai yang baik dari ujian beladiri ini,” ujar  Kompol Riyadi.

Kompol Riyadi menjelaskan pelatihan dan ujian beladiri Polri merupakan kegiatan wajib bagi seluruh anggota Polri. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komponen penilaian dalam program 13 kompetensi SDM Polri yang unggul.

“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi salah satu syarat utama dalam mengikuti seleksi pendidikan maupun pengusulan kenaikan pangkat, sehingga seluruh anggota wajib mengikuti ujian beladiri ini dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.

Setelah dinyatakan sehat, para peserta kemudian mengikuti tahapan ujian dengan berbagai materi yang telah disiapkan panitia. Materi tersebut meliputi teknik dasar beladiri, teknik beladiri tanpa alat, serta teknik beladiri menggunakan alat maupun menghadapi lawan tanpa alat.

Setiap gerakan yang diperagakan peserta dinilai oleh tim penguji. Penilaian dilakukan berdasarkan ketepatan dan kesempurnaan teknik yang ditampilkan.

Kompol Riyadi mengatakan ujian beladiri Polri dilaksanakan secara periodik setiap enam bulan sekali. Selain untuk meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi situasi di lapangan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana menjaga kebugaran fisik anggota.

“Kemampuan beladiri sangat penting untuk menunjang pelaksanaan tugas anggota di lapangan. Sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat serta penegak hukum, setiap anggota Polri wajib memiliki kemampuan beladiri Polri,” pungkasnya.

 

Informasi Terkait