Polresta Surakarta- Polda Jateng – Pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Surakarta bakal memperketat pengamanan saat laga panas Derby Mataram antara Persis Solo melawan PSIM Yogyakarta, yang akan digelar di Stadion Manahan, Sabtu (8/11/2025) malam.
Pertandingan ini bertepatan dengan ulang tahun Persis Solo, sehingga diperkirakan akan dihadiri ribuan suporter tuan rumah, Pasoepati dan Surakartans.
Kabagops Polresta Surakarta Kompol Engkos Sarkosi, S.I.K., M.Si., M.I.K., mewakili Kapolresta Surakarta, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan manajemen dan perwakilan suporter kedua tim untuk memastikan situasi tetap kondusif.
Menurutnya, suporter PSIM Yogyakarta telah sepakat untuk tidak hadir di Stadion Manahan pada laga tersebut.
“Nanti malam tidak ada penonton dari PSIM, sudah disepakati. Dari manajemen PSIM dan perwakilan suporter juga datang saat rapat koordinasi. Kami pastikan tidak ada keberangkatan suporter PSIM ke Solo,” ujar Kompol Engkos, Sabtu (8/ 11/2025).
Meski sudah ada kesepakatan, Polresta Surakarta tetap menyiapkan langkah antisipasi guna mencegah adanya suporter yang nekat datang ke Kota Bengawan..
Kompol Engkos menegaskan, penyekatan akan dilakukan di sejumlah titik perbatasan Solo–Yogyakarta, termasuk stasiun, terminal, dan jalur transportasi travel.
“Penyekatan dari arah Jogja menuju Solo tetap ada. Stasiun, travel, terminal akan kita periksa untuk mengantisipasi kedatangan suporter,” jelasnya.
Apabila ditemukan suporter PSIM yang memaksa datang, polisi akan langsung mengamankan mereka ke Mapolresta Surakarta hingga pertandingan berakhir. Pemeriksaan KTP akan dilakukan secara ketat di setiap titik pengamanan untuk mencegah suporter tim tamu masuk ke stadion.
“Pengecekan identitas akan diutamakan. Jangan sampai ada suporter PSIM yang lolos ke Stadion Manahan,” tegasnya.
Untuk memastikan keamanan jalannya pertandingan, sebanyak 700 personel gabungan akan diterjunkan. Mereka akan disebar di ring 1, ring 2, dan ring 3 Stadion Manahan, termasuk petugas mobile dan pasukan di titik-titik penyekatan.
Selain itu, pengamanan khusus juga disiapkan untuk bus pemain PSIM Yogyakarta yang akan mendapat pengawalan berlapis sejak memasuki wilayah perbatasan Klaten hingga Solo.
“Pengamanan bus pemain PSIM dilakukan secara maraton bersama Polres Klaten agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tutup Kompol Engkos.
Dengan kesiapan maksimal dari jajaran Polresta Surakarta dan dukungan semua pihak, diharapkan laga bergengsi Derby Mataram ini dapat berlangsung aman, tertib, dan sportif.




