Polresta Surakarta – Polda Jateng – Polresta Surakarta dan Polsek Banjarsari bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana pencurian yang terjadi di Toko Emas Sumber Lancar Cap Bader, Jalan Kapten Pierre Tendean No. 90, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, pada Rabu (10/06/2026) sore.
Kasihumas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani, S.Tk., S.I.K., M.M., CPHR menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari korban, piket fungsi Polresta Surakarta dan Polsek Banjarsari mendatangi lokasi kejadian guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi-saksi, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Korban dalam kejadian tersebut adalah Lenny, pemilik toko emas yang beralamat di Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta.
Berdasarkan keterangan korban, sekitar pukul 14.43 WIB, dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor datang ke lokasi. Salah satu pelaku yang duduk di belakang turun dari sepeda motor dan masuk ke dalam toko dengan berpura-pura sebagai pembeli perhiasan. Sementara itu, rekannya tetap menunggu di atas sepeda motor di sebelah selatan toko.
Saat berada di dalam toko, pelaku meminta untuk melihat sejumlah perhiasan dan berpura-pura memilih barang yang akan dibeli. Namun beberapa saat kemudian, pelaku langsung membawa kabur perhiasan yang sedang dilihatnya dan berlari keluar toko menuju sepeda motor yang telah disiapkan oleh rekannya.
Kedua pelaku kemudian melarikan diri ke arah selatan. Korban yang menyadari perhiasannya dibawa kabur selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Banjarsari.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian berupa dua buah cincin emas dengan berat total 6,5 gram yang ditaksir bernilai sekitar Rp10.000.000,- (sepuluh juta rupiah).
Dari hasil penyelidikan awal diketahui bahwa pelaku berada di lokasi sekitar tiga menit, yakni datang pada pukul 14.43 WIB dan meninggalkan lokasi pada pukul 14.46 WIB. Ciri-ciri pelaku yang turun dari sepeda motor antara lain mengenakan topi berwarna hitam dan pakaian berwarna hitam.
Saat ini identitas pelaku masih dalam penyelidikan petugas. Polisi terus melakukan pendalaman melalui pemeriksaan saksi, rekaman CCTV di sekitar lokasi, serta pengumpulan alat bukti lainnya guna mengungkap pelaku dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.
Polresta Surakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.




