Polresta Surakarta- Polda Jateng- Polsek Banjarsari Polresta Surakarta menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di wilayah hukum Polsek Banjarsari, Kamis (26/2/2026) malam.
Kegiatan operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Banjarsari, Kompol Harno, S.H., M.H., bersama 10 personel gabungan piket fungsi Polsek Banjarsari. Operasi dilakukan sebagai upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta.
Dalam pelaksanaan operasi, petugas berhasil mengamankan seorang perempuan yang diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK) serta seorang pria yang kedapatan dalam kondisi mabuk di wilayah Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta.
Kapolsek Banjarsari, Kompol Harno, S.H., M.H., mengatakan bahwa Operasi Pekat tersebut menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat, di antaranya perjudian konvensional maupun online, peredaran minuman keras (miras) ilegal, prostitusi, premanisme, kepemilikan senjata tajam (sajam), hingga peredaran petasan.
“Adapun yang berhasil kami amankan yakni seorang perempuan berinisial LNI (24), warga Boyolali, serta seorang pria berinisial AH (39), warga Lumajang, Jawa Timur,” ujar Kapolsek.
Selanjutnya, keduanya dibawa ke Mako Polsek Banjarsari untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.
Kapolsek menegaskan bahwa kegiatan Operasi Pekat akan terus dilaksanakan secara rutin guna menekan angka penyakit masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Banjarsari.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing serta segera melaporkan apabila menemukan adanya aktivitas yang meresahkan,” imbaunya.




