Respon Cepat Polresta Surakarta, Polsek Banjarsari dan Tim SAR Tangani Percobaan Bunuh Diri di Bendungan Tirtonadi

| January 28, 2026

Polresta Surakarta – Polda Jateng- Personel Polresta Surakarta bersama Polsek Banjarsari dan Tim SAR merespons cepat laporan adanya percobaan bunuh diri dengan cara melompat ke Bendungan Tirtonadi, Kota Surakarta, Rabu (28/01/2026).

Setelah menerima informasi dari masyarakat, personel gabungan yang terdiri dari Sat Samapta Polresta Surakarta, Tim Inafis Sat Reskrim Polresta Surakarta, piket Reskrim Polsek Banjarsari, Tim SAR, serta warga sekitar segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dan penyelidikan awal.

Namun, saat dilakukan penyisiran di lokasi kejadian, korban tidak ditemukan di dalam aliran sungai. Petugas hanya menemukan sebuah tas warna hitam yang diduga milik korban. Tas tersebut berisi pakaian dan perlengkapan pribadi korban.

Kapolsek Banjarsari Kompol Harno, S.H. menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (28/01/2026) sekitar pukul 04.30 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, korban diketahui melompat dari atas bendungan ke aliran sungai yang berada di bawahnya.

“Pada saat kejadian, saksi atas nama Eka yang sedang memancing melihat korban melompat dari atas bendungan ke bawah sungai yang airnya relatif dangkal dan membentur beton,” ungkap Kompol Harno.

Setelah terjatuh, korban masih dalam keadaan sadar, kemudian berdiri dan berjalan sempoyongan ke arah timur hingga berada di bawah Jembatan Patung Keris. Korban terlihat mengenakan celana panjang warna hitam dan hoodie warna hitam.

Selanjutnya, saksi lainnya atas nama Achmad dan Yuwono melihat korban berada di pinggir sungai dalam kondisi kedinginan. Kedua saksi tersebut kemudian menolong korban dan membawanya ke masjid yang berada di sekitar lokasi kejadian. Di masjid, korban diberi pakaian ganti serta makanan.

Namun, saat diajak berkomunikasi, korban memberikan jawaban yang tidak sinkron dan diduga mengalami gangguan kejiwaan. Atas kejadian tersebut, saksi kemudian menghubungi petugas Linmas untuk membawa korban ke kantor kelurahan. Selanjutnya, Linmas menghubungi Polsek Banjarsari guna penanganan dan penyelidikan lebih lanjut.

Korban diketahui bernama Heri (19), warga Sumber, Rembang, yang diduga mengalami gangguan kejiwaan. Petugas kemudian mengamankan barang bukti berupa satu tas warna hitam berisi celana, baju, parfum, catok rambut, kartu OSIS, serta pakaian yang dikenakan korban saat ditemukan dalam kondisi basah.

“Setelah dilakukan pemeriksaan awal, korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuhnya,” tambah Kompol Harno.

Selanjutnya, korban dibawa ke Mapolsek Banjarsari untuk pendataan dan pengamanan, serta pihak kepolisian segera menghubungi keluarga korban agar dilakukan penjemputan.

Kapolsek Banjarsari mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan kejadian serupa, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mental di lingkungan sekitar.

Informasi Terkait