Polresta Surakarta – Polda Jateng – Satuan Reserse Narkoba Polresta Surakarta menggelar kegiatan penyuluhan dan sosialisasi terkait bahaya penyalahgunaan narkoba di Masjid Roudlotul Jannah, Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Selasa (20/1/2026) malam.
Kegiatan penyuluhan ini dihadiri oleh Wakasat Reserse Narkoba Polresta Surakarta AKP Winarsih, SH., MH., Bhabinkamtibmas Kelurahan Pucangsawit Aiptu Purwadi, pengurus masjid, serta para santri Pondok Pesantren PPM Pucangsawit. Kegiatan berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh antusias dari para peserta.
Dalam sambutannya, AKP Winarsih, SH., MH. menyampaikan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda, khususnya para pelajar dan santri. Narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan, keluarga, serta lingkungan sosial.
“Penyalahgunaan narkoba dapat menimbulkan dampak yang sangat luas, mulai dari gangguan kesehatan, ketergantungan, hingga masalah hukum. Oleh karena itu, kami mengajak para santri untuk menjauhi narkoba dan menjadi generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berakhlak,” ujar AKP Winarsih dalam sosialisasinya.
AKP Winarsih juga menjelaskan berbagai jenis narkoba yang sering beredar di masyarakat, modus peredaran yang kerap menyasar generasi muda, serta sanksi hukum bagi pelaku penyalahgunaan maupun pengedar narkoba. Ia menekankan pentingnya peran lingkungan keluarga, sekolah, dan pesantren dalam memberikan pengawasan serta pembinaan kepada anak-anak dan remaja.
Selain itu, AKP Winarsih mengajak para santri untuk berani menolak dan melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran atau penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar. Menurutnya, upaya pencegahan akan lebih efektif apabila dilakukan secara bersama-sama antara kepolisian dan masyarakat.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pucangsawit Aiptu Purwadi menambahkan bahwa kegiatan penyuluhan ini merupakan bagian dari upaya Polresta Surakarta dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Ia berharap para santri dapat menjadi agen perubahan dengan menyebarkan informasi positif terkait bahaya narkoba kepada teman sebaya dan masyarakat sekitar.
“Kami berharap para santri dapat menjadi contoh dan pelopor dalam menolak narkoba. Lingkungan pesantren harus menjadi benteng moral yang kuat dalam mencegah masuknya pengaruh negatif,” ungkap Aiptu Purwadi.
Para pengurus masjid dan pengelola Pondok Pesantren PPM Pucangsawit menyambut baik kegiatan penyuluhan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Polresta Surakarta dalam memberikan edukasi kepada para santri. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan para santri dan masyarakat semakin memahami bahaya narkoba serta memiliki kesadaran untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkoba demi terwujudnya generasi muda yang sehat dan bebas narkoba.




