Polresta Surakarta Gelar Pelatihan AI di SMKN 2, Bekali Pelajar Bijak Gunakan Teknologi

| September 14, 2026

 

Polresta Surakarta – Polda Jateng — Polresta Surakarta kembali menyasar kalangan pelajar dalam upaya meningkatkan literasi digital, khususnya terkait pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Kali ini, kegiatan pelatihan dan sosialisasi bertajuk Polresta Surakarta Paham AI digelar di SMK Negeri 2 Surakarta, Senin (14/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polresta Surakarta dalam memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai perkembangan teknologi AI yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, melalui Kabag SDM Polresta Surakarta, Kompol Riyadi Supriyadi, mengatakan perkembangan AI perlu diimbangi dengan pemahaman yang baik di kalangan pelajar.

Menurutnya, AI dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan positif, termasuk membantu proses pembelajaran, meningkatkan kreativitas, serta mengembangkan berbagai keterampilan yang dimiliki siswa.

“AI merupakan teknologi yang memiliki banyak manfaat apabila digunakan secara tepat. Karena itu, para pelajar perlu memahami bagaimana menggunakan AI secara produktif, etis, aman, dan bertanggung jawab,” kata Kompol Riyadi.

Ia menambahkan, pemahaman mengenai AI tidak hanya berkaitan dengan cara menggunakan teknologi tersebut, tetapi juga pentingnya mengetahui risiko yang dapat muncul dari penggunaan AI secara tidak bijak.

Para pelajar diingatkan agar tidak mudah mempercayai seluruh informasi yang dihasilkan teknologi AI. Kemampuan untuk melakukan verifikasi dan berpikir kritis tetap diperlukan agar teknologi tersebut tidak disalahgunakan.

“Jangan sampai teknologi justru digunakan untuk hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Pelajar harus tetap kritis, mampu menyaring informasi dan bertanggung jawab atas apa yang dihasilkan maupun disebarkan,” ujarnya.

Melalui program Polresta Surakarta Paham AI, Polresta Surakarta berharap para pelajar dapat menjadi generasi yang mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa kehilangan nilai-nilai etika dan tanggung jawab.

Kegiatan serupa juga menjadi bagian dari upaya Polresta Surakarta membangun kedekatan dengan kalangan pelajar. Polisi tidak hanya hadir dalam konteks keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan edukasi yang relevan dengan tantangan generasi muda di era digital.

Informasi Terkait