Polresta Surakarta Terapkan Pengamanan Berlapis untuk CFN Malam Tahun Baru 2026

| December 30, 2025

Polresta Surakarta – Polda Jateng – Pemerintah Kota Surakarta akan menggelar Car Free Night (CFN) pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif, Polresta Surakarta menerapkan pola pengamanan berlapis dengan sistem tiga ring di kawasan pusat Kota Surakarta.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, SIK, MH menjelaskan bahwa pengamanan tersebut melibatkan sinergi lintas sektor dengan mengedepankan langkah preventif dan humanis.

“Pengamanan kami bagi menjadi tiga ring. Ring satu difokuskan pada pusat kegiatan masyarakat, ring dua untuk pengendalian arus lalu lintas pendukung, dan ring tiga berupa patroli kewilayahan hingga perbatasan Kota Surakarta,” ujar Kapolresta di hadapan awak media, Selasa (30/12/2025).

Dalam pengamanan malam pergantian tahun ini, Polresta Surakarta melibatkan sebanyak 992 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya. Personel tersebut disiagakan di titik-titik strategis sesuai dengan pola pengamanan yang telah ditetapkan.

Pengamanan Ring 1 dipusatkan di kawasan utama pelaksanaan CFN, khususnya sepanjang Jalan Slamet Riyadi mulai dari Simpang Gendengan hingga Gladag, serta Jalan Jenderal Sudirman di depan Balai Kota Surakarta. Di kawasan ini, petugas disiagakan di sejumlah titik pengamanan untuk mengantisipasi kepadatan masyarakat, menjaga keamanan pengunjung, serta memastikan seluruh rangkaian hiburan berlangsung tertib dan aman.

Sementara itu, Ring 2 disiapkan untuk mengantisipasi dan mengondisikan arus lalu lintas di ruas-ruas pendukung Jalan Slamet Riyadi. Pada ring ini, petugas akan melakukan pengaturan lalu lintas serta rekayasa arus apabila situasi di lapangan membutuhkan penyesuaian.

“Ring dua berfungsi untuk menerima dan mengondisikan arus lalu lintas di kanan dan kiri Jalan Slamet Riyadi agar jalur tetap lancar dan masyarakat dapat terlayani dengan baik,” jelas Kombes Pol Catur.

Adapun Ring 3 difokuskan pada patroli kewilayahan hingga wilayah perbatasan Kota Surakarta. Patroli dilakukan secara intensif guna mencegah potensi gangguan kamtibmas selama perayaan malam pergantian tahun.

“Patroli ring tiga kami laksanakan hingga wilayah perbatasan kota, mulai dari Kleco, Makuto, Jajar, Jurug, Tanjung Anom, hingga kawasan Tugu Lilin, guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali,” tambahnya.

Sebagai informasi, pelaksanaan CFN akan dimeriahkan oleh berbagai hiburan di 10 titik lokasi, antara lain musik perkusi YPAC, musik keroncong, modern dance dan fashion show, reog dan gajah Krumpyung, Solo Is Solo, musik ska, rock in halte, Dynamite Band Bank Jateng, barongsai, band Satpol PP, serta Wayang Orang Punakawan Krida.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, lokasi parkir telah disiapkan dan tersebar di sejumlah ruas jalan, di antaranya Jalan Hasanudin, Jalan Dr Sutomo, Jalan Dr Soepomo, Jalan Dr Cipto, Jalan Bhayangkara, Jalan Museum, Jalan Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jalan Teuku Umar, Jalan Imam Bonjol, serta kawasan Benteng Vastenburg.

Pada kesempatan tersebut, Kapolresta Surakarta juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana Kota Surakarta yang aman, tertib, dan kondusif, sehingga perayaan malam pergantian tahun dapat dirasakan dengan penuh kebahagiaan oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Mari kita rayakan Tahun Baru 2026 ini dengan menciptakan suasana Kota Surakarta yang aman, nyaman, dan kondusif, sehingga dapat dirasakan oleh seluruh kalangan masyarakat,” ujar Kombes Pol Catur.

Lebih lanjut, Kapolresta menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, persatuan, serta toleransi antarumat beragama maupun antarwarga masyarakat. Menurutnya, semangat guyub rukun yang selama ini menjadi ciri khas Kota Surakarta harus terus dijaga, terlebih dalam momentum pergantian tahun.

“Mari kita jaga toleransi antarumat beragama dan seluruh masyarakat. Dengan kebersamaan dan kerja sama yang baik, kita bisa menciptakan suasana kota yang aman dan nyaman, baik bagi warga Surakarta maupun para pendatang,” tambahnya.

Kapolresta juga mengajak masyarakat untuk merayakan tahun baru dengan penuh empati dan kepedulian sosial. Mengingat masih adanya saudara-saudara sebangsa yang tengah tertimpa musibah bencana, masyarakat diharapkan dapat turut mendoakan serta menjadikan momentum pergantian tahun sebagai sarana introspeksi diri.

“Di tengah situasi nasional saat ini, mari kita jadikan momentum pergantian tahun sebagai sarana introspeksi diri. Kita doakan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah agar diberikan keselamatan dan keadaan segera pulih,” ungkapnya.

Menutup pesannya, Kombes Pol Catur menyampaikan harapan agar seluruh masyarakat terus mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif, sejalan dengan harapan pemerintah dan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, agar seluruh rakyat Indonesia dapat hidup makmur, tenang, nyaman, serta merasa terlayani oleh negara.

“Mari kita wujudkan Kota Surakarta yang aman, damai, dan penuh kebersamaan, sehingga tahun 2026 dapat kita sambut dengan optimisme dan semangat baru,” pungkas Kapolresta.

Informasi Terkait