Polresta Surakarta- Polda Jateng – Polresta Surakarta bakal melakukan pengamanan ketat pada pertandingan lanjutan Super League 2025/2026 antara Persis Solo melawan Borneo FC Samarinda yang digelar di Stadion Manahan, Jumat (23/1) sore.
Pengetatan pengamanan dilakukan sebagai bentuk evaluasi pascainsiden penyalaan flare pada laga sebelumnya yang berujung sanksi denda terhadap Persis Solo.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, SIK.MH melalui Kabag Ops P Kompol Wahyu Nugroho, SIK.MH mengatakan, secara umum pola pengamanan masih sama seperti laga kandang Persis sebelumnya. Namun, terdapat sejumlah penguatan di beberapa sektor krusial, terutama pada pemeriksaan penonton.
“Pola pengamanan pada prinsipnya sama, tetapi akan ada penebalan personel di pintu masuk (gate) pemeriksaan. Pada pertandingan sebelumnya, personel di gate masih terbatas, sehingga kali ini kami perkuat,” kata Kompol Wahyu, Kamis (22/1).
Dalam pengamanan kali ini, Polresta Surakarta juga melibatkan satuan Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) serta menambah keterlibatan Polisi Wanita (Polwan). Langkah ini diambil berdasarkan hasil evaluasi pengamanan laga sebelumnya.
“Evaluasi kami, pengecekan terhadap penonton perempuan kemarin masih agak longgar dan kurang maksimal karena keterbatasan jumlah Polwan. Untuk pertandingan besok, Polwan akan kami tambah sebagai perkuatan khusus pengecekan penonton perempuan,” jelasnya.
Kompol Wahyu menyebut, dari hasil evaluasi pengamanan sebelumnya, sejumlah flare diketahui masuk ke dalam stadion karena dibawa oleh penonton perempuan. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius aparat kepolisian.
“Beberapa flare kemarin bisa masuk karena dibawa oleh penonton perempuan. Ini menjadi catatan penting bagi kami untuk memperketat pemeriksaan,” tegasnya.
Selain pemeriksaan di pintu masuk, Polresta Surakarta juga akan melakukan sterilisasi venue sebelum pertandingan dimulai. Setiap sudut stadion akan diperiksa secara menyeluruh.
“Sebelum pertandingan, kami akan melakukan sterilisasi venue. Setiap sudut stadion akan dicek menggunakan metal detector, dan kami juga menerjunkan Unit K9 untuk melakukan penyisiran,” ungkap Kompol Wahyu.
Sterilisasi stadion akan dilakukan sejak dua jam sebelum kick-off. Polisi memastikan tidak ada barang-barang terlarang yang tertinggal di dalam area stadion.
Tak hanya itu, aparat kepolisian juga akan memperketat pengawasan selama pertandingan berlangsung. Polisi memastikan tidak ada personel yang meninggalkan pos pengamanan sebelum laga benar-benar selesai.
“Kami juga tekankan tidak ada yang meninggalkan tempat sebelum pertandingan selesai. Karena kami mendeteksi adanya penonton susulan yang masuk di menit-menit terakhir. Ini juga akan kami antisipasi,” katanya.
Untuk pengamanan laga Persis Solo kontra Borneo FC, Polresta Surakarta mengerahkan sebanyak 438 personel gabungan. Personel tersebut terdiri dari unsur Polri, TNI, serta instansi terkait.
“Jumlah personel yang kami terjunkan sebanyak 438 orang. Termasuk kami siapkan tim taktis dari Brimob sebagai backup, jika sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” jelas Kompol Wahyu.
Kabagops mengimbau seluruh suporter dan penonton agar menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung.
Kabagops juga menegaskan, setiap pelanggaran berpotensi kembali berdampak pada manajemen tim Persis Solo.
“Kami mengimbau kepada suporter dan penonton untuk menjaga ketertiban. Karena jika terjadi pelanggaran, dampaknya bukan hanya ke individu, tetapi ke manajemen tim. Ini bisa merugikan kita semua,” tegasnya.
Kabagops menambahkan, sanksi dari operator liga tidak menutup kemungkinan akan semakin berat jika pelanggaran kembali terjadi.
“Bisa saja sanksinya tidak hanya denda, bahkan bisa berujung pertandingan tanpa penonton. Mari kita jaga bersama agar pertandingan berjalan aman dan kondusif,” pungkasnya.




