Warning: file_exists(): open_basedir restriction in effect. File(/var/www/html/wp-content/themes/Divi/core/_et_core_version.php) is not within the allowed path(s): (/www3/www/polresta.surakarta.go.id/:/tmp/) in /var/www/polresta.surakarta.go.id/wp-content/themes/Divi/core/init.php on line 143
Duduk Santai di Tepi Slamet Riyadi, Mbah Con Dengar Curhatan Sedulur Relawan - Polresta Surakarta

Duduk Santai di Tepi Slamet Riyadi, Mbah Con Dengar Curhatan Sedulur Relawan

| October 21, 2026

Polresta Surakarta- Polda Jateng– Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat di pelataran depan salah satu restoran di Jalan Slamet Riyadi, Kota Solo, Selasa (20/10/2026) malam. Kapolresta Surakarta AKBP Condro Sangsoko tampak duduk santai bersama sejumlah relawan sembari berbincang ringan dalam kegiatan bertajuk Ngariung Mbah Con Bareng Sedulur Sukarelawan.

Tak ada sekat antara pimpinan kepolisian dengan para relawan. Mereka duduk bersama menikmati suasana malam Kota Solo. Sesekali gelak tawa terdengar di tengah obrolan yang berlangsung cair dan penuh kekeluargaan.

Di tengah suasana santai tersebut, berbagai persoalan seputar kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) turut menjadi bahan perbincangan. Para relawan diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan, pengalaman, hingga masukan terkait situasi yang mereka temui di lapangan.

AKBP Condro terlihat menyimak setiap penyampaian para relawan. Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dua arah antara kepolisian dan elemen masyarakat.

Kapolresta Surakarta AKBP Condro Sangsoko mengatakan, kegiatan Ngariung Mbah Con merupakan salah satu upaya mendekatkan Polri dengan masyarakat, khususnya komunitas relawan yang selama ini turut berperan dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun kedekatan dengan seluruh sedulur relawan. Tidak harus selalu bertemu dalam kegiatan formal. Dengan duduk bersama, ngobrol santai seperti ini, justru komunikasi bisa lebih terbuka dan kita bisa saling mendengarkan,” ujar AKBP Condro.

Menurutnya, relawan merupakan salah satu elemen masyarakat yang memiliki peran penting dalam membantu menjaga situasi Kota Solo tetap aman, nyaman, dan kondusif.

“Kami menyadari bahwa menjaga Kota Solo tidak bisa dilakukan oleh polisi sendiri. Perlu kebersamaan dan kepedulian semua pihak, termasuk sedulur relawan. Mari kita jaga komunikasi, saling mendukung dan bersama-sama menjaga kota yang kita cintai ini,” ungkapnya.

Menariknya, obrolan malam itu tidak hanya diisi penyampaian pesan kamtibmas dari Kapolresta. Salah seorang relawan turut menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya membangun komunikasi yang lebih dekat antara kepolisian dengan komunitas relawan.

“Kami senang bisa duduk bersama Pak Kapolresta dalam suasana seperti ini. Jadi tidak ada rasa sungkan untuk menyampaikan masukan ataupun persoalan yang kami temui di lapangan. Harapan kami, komunikasi seperti ini terus terjalin sehingga relawan dan kepolisian bisa semakin kompak dalam membantu masyarakat,” ungkap salah satu relawan.

Relawan tersebut juga menyampaikan kesiapan komunitasnya untuk terus bersinergi dengan jajaran Polresta Surakarta, baik dalam mendukung kegiatan sosial, kemanusiaan maupun membantu menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Menanggapi hal tersebut, AKBP Condro menyambut baik semangat kebersamaan para relawan. Ia menegaskan bahwa kepolisian selalu terbuka terhadap masukan masyarakat.

“Jangan sungkan untuk berkomunikasi dengan kami. Kalau ada persoalan di lapangan, mari kita bicarakan bersama. Kita ini sedulur, punya tujuan yang sama, yakni bagaimana Solo tetap aman dan masyarakat merasa nyaman,” tuturnya.

Pertemuan malam itu menjadi gambaran kedekatan Polri dengan masyarakat. Melalui obrolan sederhana di pelataran restoran, Kapolresta Surakarta ingin menunjukkan bahwa membangun keamanan tidak selalu harus melalui forum resmi, tetapi juga bisa dimulai dari komunikasi yang hangat, saling mendengarkan, dan semangat kebersamaan.

Ngariung Mbah Con Bareng Sedulur Sukarelawan pun menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan komunitas relawan dalam menjaga kondusivitas Kota Bengawan.

 

Informasi Terkait