Polresta Surakarta – Polda Jateng – Kebersamaan dan kesakralan bulan suci Ramadan terasa dalam kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) yang digelar Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surakarta di Aula Kantor OJK Kota Surakarta, Kamis (06/03/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto, S.H., M.Kn., Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, S.I.K., M.H., serta jajaran Forkopimda lainnya, termasuk Wakapolresta Surakarta AKBP Sigit, S.I.K., M.H. Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, serta berbagai unsur terkait dalam menyemarakkan ibadah di bulan Ramadan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.
Selain melaksanakan ibadah salat Tarawih bersama, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai momentum silaturahmi serta sarana memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Forkopimda Kota Surakarta juga menyerahkan bantuan dan infak kepada takmir masjid. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan keagamaan serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Kasihumas Polresta Surakarta AKP Umi Supriati, S.Sos., mewakili Kapolresta Surakarta menyampaikan bahwa kegiatan Tarawih Keliling tidak hanya menjadi agenda ibadah bersama, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial dari pemerintah dan aparat kepada masyarakat.
“Ini merupakan bentuk kepedulian kami untuk memperkuat peran rumah ibadah sebagai pusat kegiatan keagamaan sekaligus pemberdayaan umat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan Tarling menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sehingga sinergi antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat, khususnya dalam menjaga kerukunan serta membangun kehidupan sosial yang harmonis di Kota Surakarta,” ungkapnya.
Dengan semangat Ramadan, Forkopimda Kota Surakarta berkomitmen menjadikan kegiatan Tarawih Keliling sebagai agenda yang tidak hanya memperkuat nilai-nilai spiritual, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi yang baik antara pemangku kebijakan dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat tercipta suasana kebersamaan serta memperkuat persatuan dalam mewujudkan Kota Surakarta yang aman, damai, dan sejahtera.




